Disimpan dalam Hati

Seri “Para Gembala”

Lukas 2 : 18 – 19

Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.

Mungkin ini yang membedakan respons antara yang jauh dengan yang dekat : Orang yang jauh berhenti di kekaguman, tetapi sang ibu terus merenungkannya.

Mengapa?

Karena kedekatan mempengaruhi hubungan emosional yang terjalin.

Tidak sekedar sambil lalu, tetapi ada kekuatiran yang dilandasi kasih sayang. Ada rasa memiliki untuk mengharapkan yang terbaik.

Justru disayangkan, bila kebalikan yang terjadi dalam kenyataan, ketika mereka yang dekat seakan cuek dengan momen penting, sementara yang jauh malah menaruh perhatian lebih.

Mari, jangan biarkan kejadian penting yang kita alami atau orang terdekat alami, disikapi biasa-biasa.

Hati-pikiran kita ini terbatas, bijak-bijaklah menentukan mana yang harus disimpan dan mana yang tidak.

Kalau hal sepele, tidak masalah bila sebentar ingat lalu lupa.

Tetapi untuk perkara serius, kepedulian kasih kita nyata terlihat saat kita menganggap penting hal yang dialami oleh orang yang kita kasihi.

Apalagi bagi setiap janji Tuhan, terlalu merugikan bila kita tak menyimpan dalam hati dan merenungkannya sebagai sesuatu berharga yang pasti bakal terjadi!

Versi Audio

    Leave a Reply