Seri “Belajar dari Kesalahan Nuh”
Amsal 28 : 13
“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.”
Nuh berbuat salah dengan hilang pengendalian dalam mabuk air anggur dan tidak diceritakan lebih detil bagaimana responsnya atas kesalahan itu.
Seakan Tuhan membiarkan kita bercermin dan menentukan apa yang akan kita buat seandainya kita sudah berbuat salah, seperti Nuh.
Ingat, kesalahan bukanlah akhir dari segalanya.
Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tetapi respons setelahnya yang menentukan.
Belajar dari kesalahan adalah langkah penting menuju pertumbuhan rohani.
Jika pernah melakukan kesalahan, akui kepada Tuhan dan bertobat. Tuhan selalu memberi kesempatan untuk bangkit dan melanjutkan hidup dalam anugerah-Nya.
Yang terpenting adalah kita tidak terjebak dalam penyesalan, tetapi terus maju dalam iman.
Ambil langkah konkret agar tidak mengulanginya. Jangan biarkan masa lalu menghalangi pertumbuhan iman.
Dengan pertolongan Tuhan, fokuslah pada perjalanan iman ke depan dengan semangat baru!
Versi Audio
