Seri “Tidak Putus Asa”
Mikha 7 : 8
“Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.”
Nabi Mikha tidak menyangkal kenyataan bahwa ia bisa jatuh.
Ia tidak berpura-pura kuat.
Namun ia juga tidak membiarkan kejatuhan menjadi akhir. Ia percaya bahwa Tuhan sanggup mengangkatnya kembali.
Dalam kehidupan nyata, setiap orang pernah mengalami kegagalan.
Ada yang gagal dalam pekerjaan. Ada yang gagal dalam relasi. Ada yang bahkan merasa gagal dalam kehidupan rohaninya.
Ketika kegagalan terjadi, sering muncul suara yang mengatakan bahwa kita tidak layak lagi mencoba.
Kita merasa malu, kecewa, dan kehilangan semangat.
Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa jatuh bukanlah akhir perjalanan.
Orang benar bukan orang yang tidak pernah jatuh, melainkan orang yang bangkit kembali bersama Tuhan.
Tuhan tidak mengukur kita dari kegagalan terakhir, tetapi dari kesediaan kita untuk bangkit lagi.
Ia mampu mengubah kejatuhan menjadi pelajaran yang berharga.
Setiap kali kita bangkit, iman kita menjadi lebih kuat. Setiap kali kita melangkah lagi, kita membuktikan bahwa harapan belum mati.
Jangan biarkan kegagalan menentukan identitas kita.
Identitas kita ada di tangan Tuhan, bukan di tangan kegagalan masa lalu.
Jika hari ini kita merasa jatuh, percayalah bahwa Tuhan masih memberi kekuatan untuk bangkit!
Versi Audio
