Matius 9 : 12 – 13
“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Pernah kecewa dengan orang-orang di dalam gereja yang kita pikir seharusnya tampil layaknya malaikat, ternyata banyak kelemahan yang tidak kita sangkakan?
Pikiran seperti ini timbul kalau kita salah memandang undangan Tuhan, hanya berlaku bagi mereka yang sudah baik, sudah sehat, sudah beres hidupnya.
Justru gereja dirancang menjadi tempat pemulihan orang yang “sakit” dan berdosa yang ingin tahu seperti apa kasih Tuhan itu.
Artinya, jangan sampai dengan sombongnya justru kita yang sudah “disembuhkan”, menjadi penghalang orang lain untuk datang kepada Tuhan.
Milikilah belas kasihan Tuhan.
Terima orang dulu dan doakan mereka berubah, bukan menuntut sebaliknya : mereka harus sehat dulu agar bisa diterima.
Sabar, kalau mereka saat ini masih berproses untuk pindah dari kebiasaan buruk dunia kepada kebiasaan rohani.
Kalau bercermin jujur, kita pun penuh “sakit dan dosa” yang masih terus kita berjuang lawan sampai hari ini dengan pertolongan Tuhan.
Karena itu, kalau Dia yang Maha kudus saja mau membuka tangan-Nya memanggil orang berdosa, siapakah kita yang tidak sabar atau bahkan malah menutup rapat tangan bagi mereka yang membutuhkan?
Versi Audio
