Seri “Perempuan Berzinah”
Yohanes 8 : 5 – 6a
”Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?” Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya.
Hati-hati, orang yang bertanya belum tentu berarti mereka mengagumi kita.
Dalam kisah ini, pertanyaan orang Farisi yang seakan ingin tahu jawaban apa yang harus dilakukan, sesungguhnya ingin menjebak Yesus.
Mereka dengan tega mengorbankan seorang perempuan yang berbuat dosa untuk dipermalukan di depan umum dan siap menghilangkan nyawanya yang dianggap tak berharga.
Tuhan ingin kita tidak gampang jatuh dalam buaian-buaian situasi yang seakan meninggikan diri.
Sekalipun nampak di luar begitu baik, tetapi hati manusia tidak ada yang tahu. Niat jahat dapat dikemas dengan ketulusan pura-pura yang manis.
Karena itu, taruhlah diri kita selalu fokus dengan penerimaan Tuhan, melebihi penerimaan manusia.
Fokus pada kebenaran yang diperkenan Tuhan, melebihi respons yang menyenangkan manusia.
Yang penting kita punya nilai diri yang kuat di dalam Tuhan.
Semakin tidak kenal mendalam seperti apa orang yang dihadapi, jangan cepat mempercayakan diri kita atau gampang percaya dengan yang mereka tampilkan.
Biarlah Tuhan menolong kita untuk tulus sekaligus bijak menjaga diri dalam segala situasi!
Versi Audio
