Seri “Kitab Galatia”
Galatia 4 : 7
“Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli waris, oleh Allah.”
Paulus menggambarkan perbedaan antara hidup sebagai budak hukum Taurat dan hidup sebagai anak Allah.
Anak tidak perlu membuktikan dirinya untuk diterima, ia sudah diterima karena statusnya.
Begitu juga kita sebagai anak Allah karena karya Kristus, bukan karena perbuatan.
Banyak orang Kristen hidup seperti budak, dengan takut salah, takut dihukum, takut tidak cukup baik.
Padahal Allah memanggil kita menjadi anak yang bebas, dikasihi, dan diwarisi janji.
Hidup sebagai anak berarti berani datang kepada Allah dengan penuh keyakinan.
Mari, miliki kesadaran penuh bahwa Allah benar-benar adalah Bapa kita.
Saat merasa tidak layak, ingat Allah melihat kita sebagai anak yang dikasihi, bukan budak yang dihukum.
Berdoalah bukan dengan penuh ketakutan, tetapi dengan penuh kepercayaan seperti seorang anak yang berbicara kepada Bapanya!
Versi Audio
