Seri “Teladan Daud”
Kisah Para Rasul 13 : 22
“Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.”
Meskipun Daud tidak sempurna, dia disebut sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan karena dia dengan tulus mencari Tuhan sepanjang hidupnya.
Ini mengajarkan kita bahwa Tuhan mencari hati yang rindu untuk taat dan berkenan di hadapan-Nya, bukan hati yang sempurna.
Artinya bagi kita yang berjuang taat tetapi tetap diwarnai ketidaksempurnaan, anugerah Tuhan ini memberi penghiburan besar.
Besarnya kasih Tuhan tidak menuntut kesempurnaan untuk bisa membuat kita jadi layak diperkenan-Nya.
Kita pun bisa menjadi hamba yang diperkenan-Nya.
Yang penting sekalipun ada kekurangan atau ketidaksempurnaan, kita tidak jauh-jauh dari Tuhan.
Kalau gagal, kita bangkit lagi di dalam Tuhan.
Kita tetap memilih berjalan bersama-Nya dan berjuang agar hidup kita mencerminkan kerinduan untuk selalu berkenan di hati Tuhan!
Versi Audio
