Markus 6 : 34
“Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.”
Jangan pernah kehilangan belas kasihan dalam hati kita.
Itu yang Tuhan Yesus tunjukkan ketika melihat orang banyak yang membutuhkannya.
Berbeda dengan orang yang memanfaatkan situasi pengikut yang banyak demi keuntungan pribadi, fokus Tuhan justru melayani demi menjawab kebutuhan yang ada.
Kita mungkin tidak mampu melakukan mujizat seperti yang Tuhan tunjukkan.
Kita mungkin tidak sehebat Tuhan dalam menyampaikan pengajaran yang akhirnya membuat orang begitu ingin mendengar.
Tetapi, asal kita punya hati berbelas kasihan, selalu ada yang bisa kita buat dengan apa yang kita miliki.
Jangan hanya bisa kasihan karena itu tidak berdampak apa pun.
Belas kasihan sejati selalu berlanjut dengan tindakan nyata, seperti Tuhan yang mewujudkan belaskasihan-Nya dengan tindakan penyembuhan dan pengajaran.
Apakah ada momen tertentu ketika dorongan belas kasihan itu begitu kuat dalam hati kita, entah siapa atau situasi apa yang kita temui?
Pekalah dan bertindaklah.
Kita yang telah sedemkian dikasihani oleh Tuhan, kiranya memiliki hati yang juga berlimpah belaskasihan!
Versi Audio
