Belajar Mendoakan

Hari 5 — Belajar Mendoakan Orang yang Pernah Menyakiti

Ayub 42 : 10a

“…dan TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya.”

Sahabat-sahabat Ayub telah melukai hatinya.

Mereka menuduhnya. Mereka salah memahami keadaannya.

Namun Tuhan meminta Ayub mendoakan mereka.

Ini bukan hal yang mudah.

Mendoakan orang yang menyakiti kita membutuhkan kerendahan hati, namun di situlah kasih Tuhan bekerja.

Pengampunan membebaskan hati dari kepahitan. Doa mengubah cara kita memandang orang lain.

Ketika kita berdoa bagi seseorang, hati kita perlahan dilembutkan.

Ayub tidak membalas luka dengan kebencian. Ia memilih taat kepada Tuhan.

Kadang pemulihan dimulai ketika kita berhenti menyimpan dendam.

Tuhan ingin hati kita bebas.

Jangan biarkan luka masa lalu menguasai masa depan.

Belajarlah mengampuni seperti Tuhan telah mengampuni kita.

Kasih lebih kuat daripada kepahitan.

Hati yang mengampuni akan mengalami damai yang sejati.

Itulah kemenangan yang Tuhan kehendaki.

Mari, berdoalah hari ini bagi seseorang yang pernah melukai hati kita!

Pertanyaan Reflektif : Siapakah orang yang masih sulit saya ampuni di hadapan Tuhan?


Versi Audio

    Leave a Reply