Seri “Belajar Mengampuni”
Roma 12 : 21
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Hampir selalu kalau kebencian mengisi hati, keinginan kita adalah membalas.
Berharap kalau bisa, ada pembalasan yang jauh lebih buruk dialami oleh orang yang menjahati atau merugikan kita.
Namun, sebagai anak Tuhan, sikap kita seharusnya berbeda dengan pilihan yang dunia ambil dan standarnya harus jauh lebih tinggi.
Mengapa?
Kita sudah kenal Tuhan dan kasih-Nya.
Kita yang tidak layak tetapi justru dilimpahi dengan anugerah pengampunan Tuhan, sudah diubahkan pola pikirnya untuk bisa mengampuni.
Pengampunan terkadang bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi mau atau tidak.
Kalau kita “mau” berusaha melakukan apa yang Tuhan lakukan, nanti soal “bisanya” akan Tuhan mampukan.
Yang penting, jangan balas kejahatan dengan kejahatan.
Biarlah pembalasan itu Tuhan yang urus, bagian kita memilih tetap lakukan yang baik.
Tetap berusaha ampuni, tetap berusaha jaga jarak, tetap berusaha tidak menyimpan dendam kepahitan.
Jangan sampai kita ikutan jadi jelek dan menurunkan kualitas diri hanya karena dibutakan keinginan membalas.
Seringkali si pelaku akan terheran malu mendapat kebaikan tulus yang kita tunjukkan sebagai balasan.
Mereka tidak tahu dari Tuhanlah kita belajar semuanya itu!
Versi Audio
