Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 17 : 10
Suatu hardikan lebih masuk pada orang berpengertian dari pada seratus pukulan pada orang bebal.
Kalau bisa sekali saja kena hardikan, tidak perlu harus berkali-kali.
Karena memang ada orang yang begitu bebal hingga harus terima ratusan teguran dulu untuk baru bisa sadar.
Bodoh, bukan!
Tetapi sayang ini kerapkali terjadi kepada orang-orang dewasa yang mengaku terbuka terhadap teguran dan mengaku mau jadi lebih baik di hadapan Tuhan.
Ngomongnya saja mau terima kalau diberi masukan, tetapi tidak demikian kenyataannya.
Manis di mulut, pahit di tindakan.
Tidak jarang, orang lain harus merasa lelah mencoba puluhan kali menegur, dengan berbagai cara yang bisa dicoba.
Ingatlah, salah satu ciri yang membedakan orang yang mau berubah dan tidak, itu terlihat dari kesediaannya menerima teguran.
Mari, kalau bisa berubah lebih cepat, kenapa harus dibuat lebih lama dengan bebal ditegur?
Sekali ditegur, tanggapilah dengan serius dan. lekas berubahlah.
Kita sendiri yang rugi menunda berkat Tuhan yang bakal hadir hanya karena sikap keras kepala dan membenarkan diri.
Jangan sampai sudah 100 pukulan pun tak mempan, akhirnya orang sekitar angkat tangan menyerah membiarkan kita masuk ke jurang kehancuran!
Versi Audio
