Hati Bersyukur

Seri “Memberi Persembahan”

Mazmur 116 : 12

“Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?”

Hati yang bersyukur tidak sulit untuk memberi.

Syukur membuka mata kita untuk kebaikan Tuhan yang sering terlewatkan.

Kita sadar bahwa hidup kita dijaga oleh kasih karunia.

Persembahan menjadi ungkapan terima kasih, bukan sekedar rutinitas.

Orang yang bersyukur tidak memberi dengan perhitungan kaku. Ia memberi dengan sukacita.

Konsistensi dalam memberi lahir dari kesadaran akan kebaikan Tuhan yang terus menerus.

Setiap hari kita menerima pemeliharaan Tuhan, maka memberi secara konsisten adalah respons yang wajar.

Persembahan juga menolong kita tetap rendah hati.

Kita diingatkan bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipin.

Hati yang bersyukur tidak takut kehilangan, justru ia percaya bahwa Tuhan sanggup mencukupi kembali.

Mari, sikap syukur perlu dipelihara setiap hari.

Dengan bersyukur, memberi tidak menjadi beban. Persembahan menjadi aliran kasih, bukan tekanan.

Tuhan berkenan kepada hati yang demikian.

Biarlah hidup kita dipenuhi rasa syukur yang nyata melalui persembahan yang kita beri dengan tulus dan konsisten kepada Tuhan yang setia sepanjang hidup kita!

Versi Audio

    Leave a Reply