Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 15 : 15
Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta.
Menarik, melihat perbedaan ini.
Bagi orang yang berkesusahan, seakan tidak ada satu hari pun yang baik untuk dijalani.
Bahkan di kala situasi baik muncul, mereka lebih memperhatikan kesusahan yang dianggapnya jauh lebih besar.
Orang seperti ini akan terus mengeluh dan meratapi hidup, sekalipun kenyataannya tidak mungkin setiap harinya diwarnai kesusahan.
Semua jadi buruk di mata mereka.
Berbeda dengan itu, orang yang gembira hatinya melihat dengan cara berbeda.
Perhatikan, firman Tuhan tidak berkata bahwa hari-hari orang gembira itu lebih baik.
Artinya, bisa jadi mereka mengalami kesusahan hari seperti yang dialami orang lain atau malah lebih susah.
Namun, mereka tidak membiarkan keadaan susah itu merenggut sukacita di dalam hati.
Hati mereka yang gembira selalu menemukan alasan untuk bersyukur hal baik yang Tuhan berikan, sekecil apa pun itu.
Mereka bertindak di atas keadaan, bukan dipengaruhi keadaan.
Sungguh, kondisi hati kita lebih penting daripada kondisi hari yang kita jalani.
Kita memang tidak bisa mengendalikan susah-senang hari yang dihadapi, tetapi hati kita bisa menentukan sikap seperti yang Tuhan inginkan!
Versi Audio
