Cermin Kesalahan

Seri “Perempuan Berzinah”

Yohanes 8 : 7

Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Ucapan Tuhan ini sungguh menohok.

Bayangkan itu, setiap orang yang hadir itu masih hidup dalam dosa tetapi merasa berhak menghakimi si perempuan, seakan-akan mereka sudah sedemikian suci dan tak lagi berdosa.

Namun, kita yang membaca kisah ini pun jangan terlalu pula cepat menilai orang Farisi dan ahli Taurat.

Kita pun tidak lebih baik dari mereka.

Saat kita menemukan kesalahan orang lain dan menjadikan kesempatan untuk menghakimi mereka tanpa belas kasihan, kita telah berlaku serupa.

Saat kita semangat ikut nimbrung dengan orang lain yang juga senang menghakimi, kita telah berlaku serupa.

Malulah kita di hadapan Tuhan, bila kita dengan cepat menyoroti kesalahan orang lain sembari melupakan kesalahan sendiri yang masih ada, masih banyak, dan mungkin jauh lebih buruk.

Kesalahan orang lain seharusnya menjadi cermin bagi kesalahan diri kita sendiri.

Biarlah bagian Tuhan yang menghakimi.

Bagian kita tugasnya terus rendah hati menyadari banyaknya PR ketaatan diri sendiri yang masih harus diperjuangkan!

Versi Audio

    Leave a Reply