Belenggu Kepahitan

Seri “Keluarga itu Penting”

Kolose 3 : 13

“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”

Salah satu penghalang terbesar dalam hubungan keluarga adalah luka masa lalu yang tidak disembuhkan, perkataan yang menyakitkan, atau harapan yang tidak terpenuhi.

Meskipun kita tidak bisa memilih keluarga, kita bisa memilih cara kita memperlakukan mereka.

Memaafkan bukan berarti melupakan atau membenarkan kesalahan.

Tetapi memaafkan berarti kita membebaskan diri dari belenggu kepahitan dan memberi ruang bagi pemulihan.

Hubungan yang baik bukan hasil dari ketidaksempurnaan yang hilang, tetapi dari kesediaan untuk memperbaiki dan memulai kembali.

Yesus tidak menunggu kita layak untuk diampuni — Dia memberi pengampunan lebih dulu.

Demikian pula seharusnya kita dalam keluarga, menjadi yang lebih dulu berdamai, bukan karena yang lain pantas, tetapi karena kita ingin Tuhan berkenan.

Apakah ada anggota keluarga yang masih menyakiti atau mengecewakan kita?

Ambil waktu pribadi dengan Tuhan dan mintalah agar kita dimampukan untuk melepaskan pengampunan.

Jika memungkinkan, minta maaf atau berilah maaf hari ini.

Sadari bahwa dendam adalah beban yang kita tanggung sendiri.

Melepaskannya adalah langkah awal menuju kelegaan dan pemulihan!

Versi Audio

    Leave a Reply