Seri “Janda di Nain”
Lukas 7 : 14
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!”
Tuhan tidak hanya merasa empati bersedih melihat kehilangan yang dialami janda ini, tetapi Ia pun melakukan sesuatu.
Belaskasihan Tuhan berujung pada tindakan nyata, menghadirkan mujizat yang membangkitkan anak muda itu dari kematiannya.
Kita pun juga demikian.
Sekalipun belaskasihan dan empati sungguh diperlukan, itu adalah awal sikap baik yang harus berlanjut.
Kita jelas tidak bisa melakukan mujizat yang Tuhan Yesus perbuat, itu karya Tuhan yang luar biasa.
Tetapi prinsip tindakan nyata yang Tuhan teladankan, bisa kita lakukan dengan apa yang kita miliki.
Yang penting, jangan cuma kasihan, karena kalau kasihan saja semua orang bisa dan tidak membawa dampak perubahan apa pun.
Bagi mereka yang sedang bersedih, ungkapan hati kita yang tersembunyi jadi terlihat jelas dalam tindakan nyata yang mereka terima.
Mari, jadilah berkat perpanjangan kasih Tuhan.
Memang Tuhan Yesus tidak hadir secara nyata sekarang yang dirasa jamahan-Nya, tetapi tangan kita, mulut kita, dompet kita bisa menjadi sarana kehadiran-Nya.
Biarlah banyak “janda-janda bersedih” yang diberkati oleh belaskasihan nyata kita!
Versi Audio
