Andalkan Firman Tuhan

Matius 4 : 4

Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Ketika pencobaan datang, Tuhan tidak membalas dengan jawaban dari pikiran atau perasaan, tetapi dari kebenaran firman Tuhan.

Ini penting untuk kita teladani.

Mengapa?

Karena terkadang pikiran kita secermat dan sebagus apa pun analisanya, terkadang bisa salah juga dan terbatas.

Kalau kita mengandalkan perasaan, tidak jarang perasaan membuat penilaian kita bisa tidak objektif.

Tuhan ingin kita menjadikan firman-Nya sebagai patokan apa yang harus kita jawab atau buat terhadap pencobaan.

Bukankah banyak masalah timbul saat kita mengatasi godaan dengan pikiran yang terbatas dan perasaan kita yang tidak stabil?

Lebih dari semuanya, andalkan firman Tuhan.

Mari, saat ada godaan yang menyinggung harga diri, ingat firman Tuhan.

Saat situasi memancing amarah dan iri hati, ingat firman Tuhan.

Saat timbul keinginan membalas, ingat firman Tuhan.

Sekalipun ada gejolak dalam diri yang melawan, imani firman Tuhan adalah senjata kebenaran yang akan menolong

Bahkan Yesus pun yang adalah Tuhan, tidak mengandalkan pikiran perasaan-Nya untuk menjawab Iblis, tetapi dengan “ada tertulis”.

Mari kita berlaku sama setiap kali pencobaan datang!

Versi Audio

    Leave a Reply