Hati yang Gembira

Amsal 17 : 22

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Saat kita punya hati yang gembira tidak berarti kita menyangkali kenyataan tidak baik yang sedang dialami.

Ada orang sakit tubuhnya, dalam hati yang gembira, ia tetap mengakui tubuhnya sakit.

Tetapi dengan hati gembira, positif, punya iman kepada Tuhan, ada dorongan semangat yang timbul sehingga membawa dampak yang baik bagi tubuhnya.

Bukankah seringkali jiwa lesu, patah, dan hilang harapan yang seakan jadi “penyakit utama” yang dapat menimbulkan penyakit-penyakit di tubuh kita?

Dan jauh lebih susah, bukan untuk menyembuhkan jiwa yang patah daripada menyembuhkan sakit badaniah?

Mari, kalau sakit tetap harus minum obat dokter, tetap harus jalani pengobatan, tetapi untuk urusan hati, bawa hidup kita kepada Tuhan.

Ingat akan setiap kebaikan-Nya yang terus mengikuti, menjadi alasan kita bergembira.

Ingat akan setiap janji-Nya yang melampaui keadaan, menjadi alasan kita bergembira.

Ingat akan penyertaan-Nya yang memberi kekuatan di luar nalar, menjadi alasan kita bergembira.

Ingat akan rencana-Nya yang sudah disusun demi kebaikan, menjadi alasan kita bergembira.

Dan biarlah saat hati kita bergembira, penyakit pun tidak tahan lama-lama untuk membuat tubuh kita menderita!

Versi Audio

    Leave a Reply