Mulut Memaksa

Amsal 16 : 26

Rasa lapar bekerja untuk seorang pekerja, karena mulutnya memaksa dia.

Kebenaran ini begitu sederhana tetapi penting : kalau tidak bekerja, kita akan susah makan.

Mungkin beberapa orang tidak setuju karena beranggapan selama ini mereka santai-santai saja tetapi tetap makan, karena masih banyak warisan yang dipegang, ada orang tua yang terus memanjakan, atau bunga simpanan cukup untuk membiayai.

Ini kasus khusus, tetapi secara umum, tidak bisa tidak, kita harus bekerja untuk mencukupkan kebutuhan hidup.

Sebagai anak Tuhan, malulah kalau kita malas.

Apalagi dengan mental malas dan mengabaikan tanggungjawab, kita tidak malu menuntut perut bisa terisi tanpa harus kerja.

Berapa banyak suami malas bekerja dan tidur-tiduran main gadget tanpa menghasilkan uang, sementara istri pontang-panting di luar sana?

Hargailah kesehatan dan kesempatan yang Tuhan beri, jangan kuat makan tetapi lemah semangat bekerja.

Berkat Tuhan pasti tersedia bagi setiap kita, mencukupkan kebutuhan kita.

Hanya ada bagian kita untuk tanggungjawab bekerja agar jangan sampai keburukan dan kemiskinan melanda, gara-gara kemalasan diri sendiri!

Versi Audio

    Leave a Reply