Mazmur 15 : 3a
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
Mereka yang diperkenan di hadapan Tuhan adalah yang menjaga mulutnya daripada fitnah.
“Rasanya orang Kristen tidak mungkin ucapkan fitnah kepada orang lain!”
Kenyataannya, tidaklah demikian.
Seringkali dengan dibungkus alasan-alasan yang nampak rohani, manis, dan benar, mereka memutarbalikkan cerita untuk menjatuhkan orang lain.
Cerita dipotong sepenggal, ditambah atau dikurangi, dibumbu-bumbui sehingga motivasi jahat dalam hati terwujud dengan fitnah yang menghancurkan.
Terutama saat berhadapan dengan orang yang tidak kita sukai, godaan itu muncul begitu besar.
Mari, kalau pun di luar orang-orang menyebarkan fitnah dan menganggapnya hal lumrah demi mencapai tujuan, Tuhan ingin lidah kita tidak pernah berlaku sama.
Kita jadi orang yang bisa dipercaya.
Selalulah berucap benar, di hadapan Tuhan kita Sumber Kebenaran yang mendengar langsung ucapan itu dan tidak bisa dibohongi oleh apa pun.
Fitnah itu kejam, kalau kita tidak ingin menjadi korbannya, jangan pernah menjadi pelakunya!
Versi Audio
