Seri “Perempuan Berzinah”
Yohanes 8 : 9b – 10
Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”
Sekarang Tuhan tinggal sendirian dengan perempuan berzinah ini, semua yang siap menghukum telah pulang ke tempatnya masing-masing.
Padahal beberapa detik sebelumnya, ia yang telah kehilangan harga diri dipermalukan hampir saja kehilangan nyawa dengan rajaman batu tak kenal ampun.
Namun, ucapan Yesus menyelamatkannya.
Ucapan Tuhan tidak panjang, tetapi cukup membuat malu para penghukum atas dosa-dosa mereka sendiri dan mengurungkan niat mereka.
Karena itu, kita pun jangan anggap sepele setiap ucapan yang kita lontarkan.
Tidak berbentuk otot maupun senjata, tetapi daya ucapan kita dapat menyelamatkan kehidupan atau justru menghancurkannya.
Bila kali berikut ada situasi pelik dimana ucapan kita bisa bawa pengaruh, ucapkan dengan bijak seperti yang Tuhan mau.
Hanya di balik setiap ucapan, pastikan ada niat dan motivasi kasih yang menjadi alasan utamanya.
Sekalipun tak punya uang banyak, sekalipun tak punya pengaruh banyak, sekalipun hidup biasa-biasa, Tuhan dapat memakai ucapan kita untuk perkara megah bagi kemuliaan-Nya!
Versi Audio
