Mengakui Masa Lalu

Seri “Buta Sejak Lahir”

Yohanes 9 : 8 – 9

Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: “Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?” Ada yang berkata: “Benar, dialah ini.” Ada pula yang berkata: “Bukan, tetapi ia serupa dengan dia.” Orang itu sendiri berkata: “Benar, akulah itu.”

Si buta sejak lahir ini tidak malu mengakui masa lalunya yang bisa saja memalukan.

Ketika orang sekitar terheran melihat matanya yang melek dan mengenalinya, bisa saja ia berpura-pura tidak mengaku.

Namun, ia tidak demikian, ia menerima kebenaran tentang menyedihkan kondisi masa lalunya dengan jujur.

Sungguh, keberanian si buta ini untuk mengakui siapa dirinya patut diacungi jempol.

Mengapa?

Karena banyak orang lebih bersedia mengakui ketika orang lain membahas hal-hal bagus dalam hidupnya dan menolak menerima kenyataan di saat hal kurang baik disingkapkan.

Padahal untuk apa pusingkan penilaian orang kalau memang kenyataannya demikian.

Justru harus bangga, kalau dulu buruk tetapi sekarang sudah luar biasa diubahkan oleh Kristus.

Terlebih kalau itu bukan dosa tetapi keadaan yang memang tak bisa ditolak menimpa.

Bagaimana pun itu paket kisah hidup kita, yang di dalamnya kita percaya Tuhan belum berhenti mengubahkan kita jadi semakin baik!

Versi Audio

    Leave a Reply