Seri “Kolam Betesda”
Yohanes 5 : 7
Jawab orang sakit itu kepada-Nya: “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.”
Saat Tuhan menanyakan keinginan untuk sembuh, si lumpuh tidak langsung menjawab tegas tetapi lebih menjelaskan besar persoalan yang dihadapinya.
Ia menceritakan detil ini-itu yang membuat kesembuhan itu seakan sulit dialaminya.
Fokusnya bukan pada undangan Tuhan, tetapi kepada sulitnya pergumulan.
Fokusnya bukan pada jalan yang Tuhan tawarkan, tetapi kepada kompleksnya masalah.
Fokusnya bukan kepada Tuhan, tetapi kepada situasi yang terjadi.
Kita pun seringkali bersikap demikian dengan tenggelam dalam persoalan yang mengalihkan pandangan kita akan kuasa Tuhan yang siap menolong.
Dengan cepat, kita bisa menyodorkan segala alasan rumitnya masalah sampai melupakan hadirnya Tuhan, yang seakan kalah dengan masalah itu.
Mari, segelap apa pun kondisi saat ini, tetaplah arahkan fokus kita kepada Tuhan.
Tuhan kita jauh lebih besar melampaui persoalan-persoalan raksasa yang kita hadapi.
Setiap kali kita kuatir dan rasanya tak mungkin, dorong hati untuk tetap percaya memandang kepada Tuhan.
Ke mana fokus kita diarahkan, ke sana hati kita akan berada!
Versi Audio
