Seri “Perkawinan di Kana”
Yohanes 2 : 1 – 2
Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ, Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
Tuhan tidak menutup diri untuk hal-hal yang menggembirakan, seperti hadir dalam sebuah acara pernikahan.
Ini berbeda dengan sikap berlebihan beberapa orang termasuk mereka yang ada dalam lingkaran rohaniwan yang seakan anti dengan kegembiraan.
Bagi mereka, kegiatan seperti itu hanya membuang-buang waktu yang membuat hidup mereka jadi tidak efektif dan efisien.
Mereka seakan sok rohani melebihi Yesus sendiri, yang adalah Tuhan penguasa alam semesta ini yang tetap bisa melayani tanpa mengorbankan kesempatan untuk menikmati hidup.
Mari, jagalah keseimbangan hidup kita.
Jangan terlalu serius, sampai menyepelekan hal-hal yang santai. Jangan pula terlalu santai, sampai melupakan tanggungjawab untuk serius.
Ada waktu untuk serius, ada waktu untuk senang-senang.
Ingat, bersenang-senang tidaklah dosa, malah seringkali menjadi hal rohani yang diperlukan untuk menyegarkan hidup kita.
Salahlah, kalau kita akhirnya menyalahkan Tuhan karena tidak menghadirkan keindahan hidup untuk kita nikmati, padahal sebenarnya sudah diberikan-Nya tetapi kita pilih abaikan.
Nikmati saja, di dalamnya terkadang ada rencana indah Tuhan yang menanti!
Versi Audio
