Seri “Lebih Baik Menghindar”
Matius 9 : 24 – 25
Berkatalah Ia: “Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur.” Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.
Kadang kita butuh jaga jarak dengan orang-orang yang mungkin pergaulannya tidak buruk, tetapi punya kebiasaan mengecilkan iman.
Saat Tuhan Yesus hendak membangkitkan anak yang sudah mati, orang sakit menertawakan kuasa-Nya yang mampu melakukan hal itu.
Tuhan begitu tegas dengan segera mengusir mereka, karena bila dibiarkan ucapan itu dapat mengecilkan iman dan harapan siapa pun yang mendengarnya.
Kita pun butuh jaga jarak dan hindari mereka yang demikian.
Ketemu teman yang dari mulutnya mengeluh terus, hanya lihat yang negatif saat bertemu persoalan, jagalah jarakmu.
Tuhan kita berharga dan iman kita pun berharga.
Kalau mereka mentertawakan, jangan kecil hati.
Justru karena belum kelihatan sekarang, kita punya iman. Kalau sudah terlihat, tidak lagi butuh yang namanya iman.
Teruslah miliki impian dan harapan yang besar, sekalipun direndahkan oleh mereka yang hati-pikirannya tidak mempercayai hebatnya Tuhan.
Mereka yang kerdil pengharapan akan menarik-narik kita untuk ikutan, jauhi mereka!
Versi Audio
