Tidak ada yang Mengejar

Seri “Jadilah Bijak”

Amsal 28 : 1

Orang fasik lari, walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa aman seperti singa muda.

Kalau kita hidup dalam dosa, biasanya hidup kita tidak akan tenang.

Bayangkan saja orang yang kerjaannya menipu.

Sekalipun berhasil memperoleh banyak hasil tipuannya, sekalipun nampaknya dikelilingi harta mewah, ia akan terus berusaha memeras otak untuk tidak ketahuan atau tertangkap.

Akibatnya, ia akan lari dari satu tempat ke tempat yang lain.

Persoalan ini bukan cuma soal menipu uang, tetapi dalam segala tindakan yang jelas ditentang Tuhan dan merugikan orang lain seperti menghamili anak orang, mengambil pasangan hidup orang, melukai, dan hal jahat lainnya.

Apa untungnya hidup tidak tenang sekalipun semua keinginan daging berhasil terwujud?

Yang jauh lebih penting, hidup aman tentram sebagai orang benar di hadapan Tuhan.

Asalkan bukan dengan sengaja kita membuat masalah, pergumulan seberat apa pun pasti akan dengan percaya diri dan tenang kita hadapi bersama Tuhan.

Mari, jadilah orang benar.

Kita tidak akan berpikir untuk lari-lari, sebaliknya kita berani mempertanggungjawabkan semua sikap kita.

Biasanya yang “lari-lari” itu semakin menunjukkan kebersalahan dan sikap pengecut yang berani berbuat tetapi tak berani bertanggungjawab!

Versi Audio

    Leave a Reply