Pujian yang Diterima

Seri “Jadilah Bijak”

Amsal 27 : 21

Kui untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, dan orang dinilai menurut pujian yang diberikan kepadanya.

Pujian bisa menyingkapkan karakter seseorang.

Tuhan Yesus pernah diberikan pujian memikat hati yang ternyata membungkus rencana jahat untuk mencari kesalahannya.

Sekalipun kita senang dengan pujian, Tuhan tidak ingin kita jadi goyah karenanya.

Bukankah seringkali ketika seseorang terbuai dengan pujian, ia mulai salah tingkah? Ia mulai terlalu senang sehingga mengucap janji yang nantinya akan disesali?

Menghadapi penderitaan, kita harus bijak. Menghadapi situasi senang, kita pun juga harus bijak.

Karena banyak orang yang hancur tidak selalu akibat penderitaan yang tak dapat dihadapi, tetapi juga karena berkat melimpah yang tak sanggup ditanganinya.

Namun, jangan pula kita anti dengan pujian.

Asalkan memang sesuai dengan jerih payah yang kita tunjukkan, terimalah pujian dengan syukur kepada Tuhan.

Biarlah itu diucapkan oleh orang lain, tanpa kita harus cari perhatian dan memancing supaya pujian itu diberikan.

Yang penting, kita jangan pusingkan pujian sebagai fokus, tetapi teruslah dengan jujur dan tulus menabur hal baik dan benar yang memuliakan Tuhan.

Semakin bagus karya hidup kita, semakin mulia pujian yang akan dituai!

Versi Audio

    Leave a Reply