Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 27 : 2
Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.
Mungkin kita sering bercanda dengan memuji diri sendiri, sebagai pancingan tatkala tidak ada seorang pun yang tersadar untuk memuji kita.
Namun pujian yang lebih tulus diberikan jangan keluar dari mulut kita sendiri, tetapi biarkan orang lain yang melakukannya.
Siapa yang tidak senang dipuji? Siapa pun kita pasti senang, mengharapkan, dan seringkali jadi lebih baik karenanya.
Bahkan untuk bisa dipuji itu, tidak jarang kita tergoda untuk secara tidak langsung membuat orang lain bisa memperhatikan dan akhirnya memuji.
Hanya saja, sadari kalau Tuhan tidak kita ingin hidup dengan haus akan pujian.
Doronglah diri melakukan semuanya untuk satu Penonton utama dalam hidup kita yaitu Tuhan.
Kalau orang lain tidak memuji, asalkan untuk Tuhan, dipuji atau tidak itu tak jadi masalah.
Orang yang tidak punya rasa aman cukup atas siapakah dirinya di hadapan Tuhan, akan sering gelisah ketika orang sekitar luput memuji prestasinya.
Yakinlah, suara Tuhan yang tak terdengar untuk memberi pujian dapat terdengar melalui mulut-mulut orang yang dengan sendirinya memuji kita!
Versi Audio
