Orang Mulia

Seri “Jadilah Bijak”

Amsal 17 : 7

Orang bebal tidak layak mengucapkan kata-kata yang bagus, apalagi orang mulia mengucapkan kata-kata dusta.

Ucapan kita kiranya sesuai dengan kualitas diri yang dimiliki.

Yang di luar seharusnya tidak beda dengan yang di dalam, malahan ucapan yang keluar menunjukkan seperti apa situasi dalam hati pengucapnya.

Karena itu, adalah sebuah kepura-puraan ketika seseorang yang dikatakan bebal tetapi dapat mengucapkan kalimat yang begitu manis.

Orang sekitar lebih percaya kepada sikap hidup sehari-hari ketimbang ucapan yang rasanya tidak cocok dengan realita.

Kalau ternyata kita merasa orang mulia atau demikian anggapan orang lain tetapi ucapannya justru bertolakbelakang, Tuhan ingin kita mengoreksi diri.

Mungkin selama ini, memang ada yang belum kita bereskan.

Mungkin sejatinya, diri kita yang di dalam tepat seperti buruknya ucapan yang terlontar, tetapi kita hanya tak ingin mengakuinya.

Jangan-jangan selama ini, kita telah memaksa diri untuk memoles ucapan demi menimbulkan kesan bagus.

Mari, jangan jadi orang dengan pribadi yang membingungkan.

Jadi satu pribadi utuh saja di hadapan Tuhan, yang sama luar-dalam.

Dan kalau yang di dalam bagus, yang di luar akan ikutan bagus, terjadi secara alami tanpa harus dibuat-buat!


Versi Audio

    Leave a Reply