Berhenti Terjebak

Hari 3: Berhenti Terjebak dalam Usaha Legalisme

Galatia 3 : 3

“Adakah kamu sebegitu bodoh? Kamu telah memulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?”

Banyak jemaat dewasa yang memulai perjalanan iman mereka dengan sukacita atas kasih karunia Tuhan, tetapi kemudian terjebak dalam legalisme.

Legalisme adalah sikap rohani yang merasa bahwa hubungan kita dengan Tuhan ditentukan oleh seberapa sempurna kita menjalankan aturan dan kewajiban.

Ketika kita berpikir bahwa Tuhan hanya mengasihi kita saat kita rajin beribadah dan membenci kita saat kita gagal, kita sedang jatuh ke dalam perangkap ini.

Paulus menegur keras sikap yang mengandalkan usaha daging untuk mempertahankan apa yang telah dimulai oleh Roh Kudus.

Hubungan kita dengan Bapa di surga adalah relasi kasih antara anak dan Bapa, bukan hubungan transaksi bisnis yang kaku.

Ketaatan kita kepada firman Tuhan seharusnya merupakan respons ucapan syukur atas kasih-Nya, bukan alat untuk memeras atau membeli perkenanan-Nya.

Ketika kita melayani atau memberi persembahan, lakukanlah itu karena hati yang mengasihi Kristus, bukan karena takut dihukum.

Bebaskan diri kita dari beban ketakutan rohani yang tidak berasal dari firman Allah.

Kasih karunia-Nya selalu cukup untuk menopang, memulihkan, dan menguatkan langkah hidup kita setiap hari!

Pertanyaan Reflektif: Apakah Anda melayani dan berbuat baik selama ini didorong oleh rasa kasih yang tulus atau sekadar ketakutan akan hukuman?

Versi Audio

    Leave a Reply