Tidak Ada Janji Tuhan yang Gagal
Yosua 23 : 14
“Bahwa satu pun dari segala yang baik yang telah dijanjikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, tidak ada yang tidak dipenuhi. Semuanya telah digenapi bagimu. Tidak ada satu pun yang tidak dipenuhi.”
Setiap orang pernah menaruh harapan kepada seseorang lalu dikecewakan.
Janji manusia sering berubah karena keadaan berubah. Kadang bukan karena sengaja, tetapi karena keterbatasan.
Namun, Tuhan berbeda dari manusia.
Apa yang Dia janjikan tidak pernah berakhir sia-sia.
Yosua menyampaikan kesaksian ini di akhir hidupnya.
Ia tidak hanya mengajarkan teori, tetapi menceritakan pengalaman. Ia melihat bagaimana Tuhan memelihara Israel dari awal hingga akhir.
Bangsa itu memang sering tidak setia, tetapi Tuhan tetap setia.
Kesetiaan Tuhan tidak bergantung pada perubahan situasi. Janji-Nya tetap berdiri ketika keadaan terasa gelap.
Mungkin hari ini Anda sedang menunggu jawaban doa.
Bisa jadi Anda sedang menanti pemulihan keluarga, pekerjaan, atau kesehatan.
Jangan mengukur kesetiaan Tuhan dari cepat atau lambatnya jawaban.
Ukurlah dari karakter-Nya yang tidak pernah berubah.
Apa yang Tuhan mulai, Dia sanggup menyelesaikannya pada waktu-Nya.
Karena itu, tetaplah percaya meski belum melihat hasilnya.
Hari ini, ingat kembali satu janji Tuhan yang selama ini menguatkan hidup Anda.
Pegang janji itu dalam doa dan tetap berjalan dengan iman!
Pertanyaan reflektif: Apakah saya lebih percaya pada keadaan yang terlihat, atau pada janji Tuhan yang tidak pernah gagal?
Versi Audio
