Hari 3 — Belajar Memiliki Hati yang Mudah Ditegur
2 Samuel 12 : 13a
“Maka berkatalah Daud kepada Natan: ‘Aku sudah berdosa kepada TUHAN.’”
Daud bukan manusia sempurna.
Ia pernah jatuh dalam dosa yang serius. Ia menyalahgunakan kuasa yang dimilikinya. Ia mengambil istri orang lain. Ia juga terlibat dalam kematian Uria.
Namun ada satu hal yang membedakannya.
Ketika ditegur, Daud tidak mengeraskan hati.
Ia tidak menyerang nabi Natan. Ia tidak mencari alasan. Ia tidak menyalahkan orang lain.
Ia mengakui dosanya di hadapan Tuhan.
Hati yang mau ditegur adalah tanda kedewasaan rohani.
Semua orang bisa melakukan kesalahan, tetapi tidak semua orang mau mengakuinya.
Kesombongan membuat seseorang menolak koreksi.
Kerendahan hati membuka jalan pemulihan.
Tuhan lebih mudah membentuk orang yang mau diajar.
Teguran yang benar adalah anugerah, bukan ancaman.
Sering kali Tuhan memakai orang lain untuk menunjukkan area hidup yang perlu diperbaiki.
Mari, milikilah hati yang terbuka terhadap nasihat dan teguran yang membangun!
Pertanyaan Reflektif : Bagaimana sikap saya ketika seseorang menunjukkan kesalahan dalam hidup saya?
Versi Audio
