Tetap Melangkah

Hari 4 — Kesedihan Tidak Boleh Menghentikan Langkah

1 Samuel 16 : 1a

“Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul?”

Samuel sangat mengasihi Saul.

Karena itu ia sedih melihat kegagalan Saul. Ia meratapi keadaan tersebut.

Tuhan tidak melarang Samuel berduka, tetapi Tuhan tidak ingin Samuel terjebak di dalamnya.

Ada masa untuk menangis. Ada masa untuk melangkah kembali.

Sebagian orang hidup bertahun-tahun dalam penyesalan.

Mereka terus melihat masa lalu. Mereka sulit menerima kenyataan yang telah terjadi.

Samuel harus bangkit dan mengurapi Daud.

Tuhan masih memiliki pekerjaan baru baginya.

Kadang kegagalan seseorang membuat kita kehilangan semangat. Kadang harapan yang hancur membuat kita berhenti bergerak.

Namun Tuhan tetap bekerja.

Masa depan tidak berakhir hanya karena satu kekecewaan.

Ketika satu pintu tertutup, Tuhan masih dapat membuka pintu yang lain.

Mari, serahkan kesedihan kita kepada Tuhan dan berani melangkah kembali!

Pertanyaan Reflektif : Apakah ada kekecewaan masa lalu yang masih menghambat langkah saya hari ini?

Versi Audio

    Leave a Reply