Hari 1 — Jangan Mendahului Waktu Tuhan
Kejadian 16 : 16
“Abram telah berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.”
Abraham adalah bapa orang beriman, tetapi ia juga pernah gagal karena tidak sabar menunggu janji Tuhan.
Saat janji tentang keturunan belum digenapi, Abraham memilih mengikuti usul Sara untuk mendapatkan anak melalui Hagar.
Secara manusia keputusan itu terlihat masuk akal, tetapi sebenarnya lahir dari ketidaksabaran.
Sering kali kita juga ingin mempercepat rencana Tuhan dengan cara sendiri.
Kita merasa Tuhan terlalu lama bekerja sehingga mulai mengambil jalan pintas.
Padahal sesuatu yang dipaksakan di luar waktu Tuhan sering membawa masalah baru.
Abraham mendapatkan Ismael, tetapi keluarganya kehilangan damai.
Kesabaran adalah bagian penting dalam iman.
Tidak semua doa dijawab secepat yang kita inginkan.
Kadang Tuhan sedang membentuk karakter kita melalui proses menunggu.
Iman yang dewasa tidak hanya percaya saat doa dijawab cepat.
Iman yang dewasa tetap percaya meskipun belum melihat hasilnya.
Belajarlah menunggu tanpa memaksakan kehendak sendiri.
Karena waktu Tuhan selalu lebih tepat daripada rencana manusia.
Dan apa yang Tuhan kerjakan tidak pernah terlambat.
Belajarlah percaya dan menunggu waktu Tuhan tanpa mengambil jalan pintas!
Pertanyaan reflektif: Apakah ada area hidup yang sedang aku paksa karena merasa Tuhan terlalu lama bekerja?
Versi Audio
