Seri “Pribadi yang Setia”
Amsal 17 : 17
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.”
Kesetiaan terlihat dalam hubungan.
Dalam keluarga. Dalam persahabatan. Dalam komunitas.
Bukan hanya saat semuanya baik, tetapi justru saat sulit.
Saat orang lain berubah. Saat hubungan tidak nyaman. Saat ada konflik.
Di situlah kesetiaan diuji.
Menjadi pribadi yang setia berarti tidak mudah meninggalkan. Tidak cepat menyerah. Tidak hanya hadir saat senang, tetapi juga saat susah.
Namun kesetiaan bukan berarti membiarkan hal yang salah.
Kesetiaan berarti berani berkata benar dengan kasih. Menjaga hubungan dengan sikap yang dewasa.
Dan tetap menunjukkan kasih meskipun tidak mudah.
Relasi yang sehat dibangun oleh kesetiaan.
Mari, perhatikan hubungan-hubungan dalam hidup kita.
Mulailah menunjukkan kesetiaan lewat tindakan nyata.
Jadilah pribadi yang bisa diandalkan!
Pertanyaan reflektif : Apakah aku setia dalam relasi, atau hanya hadir saat menguntungkan bagiku?
Versi Audio
