Amsal 31 :13, 17, 27
“Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya… Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan… Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya.”
Amsal 31 menggambarkan sosok “istri yang cakap”, tetapi secara prinsip rohaninya berlaku bagi semua umat Tuhan—laki-laki dan perempuan.
Ia teladan dalam tanggung jawab, ketekunan, dan hikmat.
Hidupnya mencerminkan seseorang yang bekerja bukan untuk diri sendiri, tetapi sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan.
Dalam konteks modern, ayat ini mengajarkan bahwa bekerja dengan sungguh-sungguh adalah bagian dari penyembahan.
Tuhan memanggil kita menjadi penatalayan yang baik atas waktu, talenta, dan sumber daya yang Ia percayakan.
Mari, jadikan pekerjaan kita sebagai wujud ibadah, bukan beban.
Lakukan setiap tugas dengan integritas dan sukacita, meski tak dilihat manusia.
Bangun keseimbangan antara bekerja dan beristirahat dalam Tuhan.
Biarlah hidup kita didapati cakap, bisa dipercaya, dan senantiasa membuat orang melihat kemuliaan Tuhan di dalamnya!
Versi Audio
