Seri “Memberi Persembahan”
Kejadian 4 : 4 – 5a
“Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya.”
Alkitab mencatat banyak teladan tentang orang-orang yang memberi persembahan terbaik untuk Tuhan.
Habel mempersembahkan hasil ternaknya yang sulung dan terbaik, dan untuk itu Tuhan berkenan. Tetapi, Kain memberi seadanya, sehingga persembahannya ditolak.
Ini mengajarkan bahwa Tuhan melihat ketulusan dan kualitas dari apa yang kita persembahkan.
Abraham diminta untuk mempersembahkan Ishak, anak yang ia kasihi, sebagai korban bakaran. Walaupun berat, Abraham taat.
Di sini kita belajar bahwa persembahan terbaik kadang berarti menyerahkan hal yang paling kita cintai.
Persembahan terbaik bukan selalu tentang uang, tetapi bisa berupa waktu, tenaga, talenta, bahkan sesuatu yang paling berharga dalam hidup kita.
Karena itu, mari kita belajar menomorsatukan Tuhan, bahkan di atas kenyamanan atau keinginan pribadi.
Berani mengorbankan sesuatu yang berharga, karena kita tahu Tuhan jauh lebih layak dan berharga daripada itu.
Memberi persembahan terbaik selalu melibatkan hati yang rela berkorban!
Versi Audio
