Proses yang Panjang

Seri “Taat Saja”

Kejadian 22 : 2 – 3

“Firman-Nya: ‘Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran …’ Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, lalu ia mempersiapkan keledainya.”

Abraham adalah teladan ketaatan yang menunggu dengan sabar.

Ia menantikan janji anak selama 25 tahun, namun ketika anak itu lahir, Tuhan justru meminta sesuatu yang tampak mustahil yaitu mempersembahkan Ishak.

Dari sisi manusia, ini sangat berat, namun Abraham taat.

Ia tidak menunda, tidak berdebat, tidak meminta penjelasan panjang. Ia segera bangun pagi-pagi dan bersiap melakukan apa yang Tuhan perintahkan.

Kadang proses ketaatan itu panjang.

Kita harus menunggu bertahun-tahun untuk melihat hasilnya. Tetapi selama proses, Tuhan membentuk hati kita:

Belajar melepaskan apa yang paling kita kasihi. Belajar percaya bahwa Tuhan sanggup menyediakan jalan keluar.

Belajar bahwa janji Tuhan tidak pernah gagal, meski cara-Nya melampaui pengertian kita.

Mari, jangan kecewa bila hasil ketaatan tidak langsung terlihat.

Tuhan sedang bekerja dalam waktu-Nya.

Saat menunggu, isi dengan doa, setia bekerja, dan terus percaya.

Ketaatan bukan hanya tentang segera melaksanakan, tetapi juga tentang bertahan dalam waktu lama tanpa kehilangan iman!

Versi Audio

    Leave a Reply