Seri “Mengampuni Diri Sendiri”
Filipi 3 : 13
“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.”
Rasul Paulus adalah bukti nyata tentang kuasa pengampunan Tuhan dan kemauan untuk meninggalkan masa lalu.
Ia pernah menjadi penganiaya umat Kristen, namun setelah bertemu Kristus, ia tidak hidup dalam penyesalan terus-menerus.
Ia tidak menyangkal masa lalunya, tetapi tidak membiarkannya membelenggu hidup barunya.
Demikian juga kita, jangan terus melihat ke belakang.
Pengampunan diri membuka pintu untuk menjalani rencana Tuhan dengan sukacita dan pengharapan.
Pengampunan diri bukan akhir, tetapi awal.
Setelah diampuni, kita dipanggil untuk bergerak maju.
Mari, tanyakan apakah hal baik yang bisa kita lakukan hari ini yang mencerminkan hidup yang sudah diampuni.
Bersedialah meninggalkan identitas lama dan mulai hidup sebagai pribadi baru di dalam Kristus.
Tuhan tidak hanya ingin kita sembuh, tetapi juga berbuah.
Jangan lagi hidup dengan rasa takut gagal karena masa lalu. Percaya bahwa Tuhan bisa memakai hidup kita.
Masa lalu kita, ketika telah ditebus, bisa menjadi saksi akan kuasa kasih-Nya!
Versi Audio
