Seri “Belajar dari Kegagalan Hawa”
Kejadian 3 : 4 – 5
“Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: ‘Kamu tidak akan mati, tetapi Allah tahu, bahwa pada saat kamu memakannya, matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, mengetahui yang baik dan yang jahat.'”
Hawa mulai mempertanyakan janji Tuhan melalui bisikan kebohongan.
Bisikan kebohongan itu diterimanya dan membawa pengaruh yang kemudian membuat dirinya serta Adam jatuh dalam dosa.
Padahal sepatutnya, Hawa mempercayai janji Tuhan melebihi semua suara keraguan.
Apakah saat ini kita sedang dilanda keraguan yang membuat kita meragukan janji Tuhan?
Ketika kita meragukan janji Tuhan, iman pun mulai goyah.
Mari, percayalah janji Tuhan selalu benar dan Ia setia menggenapinya.
Biarlah setiap kali timbul keraguan menjadi tanda bahwa kita perlu mendekatkan diri lagi kepada-Nya untuk mendapatkan pengertian yang benar.
Jangan serta merta biarkan situasi hidup dan godaan sekeliling mempengaruhi kita sehingga kita jadi kecewa dan menolak Tuhan.
Sebaliknya, ujilah apakah itu benar atau tidak sesuai firman Tuhan.
Bila salah segeralah tolak, apa pun alasan masuk akal yang bisa disodorkan oleh suara keraguan itu!
Versi Audio
