Seri “Mujizat Tuhan”
Yohanes 11 : 43
“Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: ‘Lazarus, marilah ke luar!’”
Lazarus sudah mati empat hari, dan secara budaya serta medis, harapan sudah benar-benar habis.
Marta dan Maria percaya kepada Yesus, tetapi mereka kecewa karena merasa Tuhan datang terlambat.
Ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari kita.
Kita sering percaya kepada Tuhan, tetapi tetap kecewa ketika jawaban tidak datang sesuai waktu kita.
Yesus sengaja menunda, bukan karena tidak peduli, tetapi karena Dia memiliki rencana yang lebih besar.
Tuhan tidak hanya ingin menolong, tetapi ingin memuliakan nama-Nya dan menguatkan iman.
Kebangkitan Lazarus menunjukkan bahwa Tuhan berkuasa bahkan atas hal yang dianggap final oleh manusia.
Dalam hidup, ada situasi yang kita anggap “sudah mati”—harapan, hubungan, iman, atau masa depan.
Tetapi kita diingatkan untuk tidak membatasi kuasa Tuhan dengan logika manusia.
Ketika Yesus memanggil Lazarus keluar, hidup baru dimulai.
Tuhan masih memanggil kehidupan hari ini.
Tidak ada kondisi yang terlalu rusak bagi kasih dan kuasa-Nya.
Dan seperti Tuhan memberkati Lazarus dengan kehidupan yang baru, Dia juga mencurahkan berkat kebangkitan, pengharapan, dan masa depan yang penuh kasih bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya!
Versi Audio
