Mengaku Dosa

Seri “Teladan Daud”

Mazmur 51 : 1b – 2

“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!”

Setelah berdosa dengan Batsyeba, Daud menulis mazmur pertobatan yang menunjukkan penyesalan dan permohonannya agar Tuhan memulihkan hatinya.

Daud mengajarkan kita bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni oleh Tuhan jika kita datang kepada-Nya dengan hati yang tulus.

Sayangnya, banyak di antara kita yang sekalipun sudah jelas berbuat dosa, tetapi tidak segera menghadap Tuhan untuk mendapatkan pengampunan.

Ada yang menyangkali dengan membuat berbagai alasan membenarkan, atau melihat dosa itu masih kecil dibandingkan dengan dosa orang lain, atau merasa terlalu tidak layak untuk diampuni.

Padahal dosa yang tidak diakui akan menjadi penghalang hadirnya pemulihan dan berkat perkenanan dari Tuhan.

Mari, selama hidup di dunia tidak ada di antara kita yang kebal dari dosa, bahkan setelah kita menerima Kristus sebagai Juruselamat.

Karena itu, selalu tanyakan apakah ada area dalam hidup kita yang memerlukan pertobatan yang tulus.

Bersyukur, Allah kita juga tidak pernah menolak setiap kali kita datang dalam ketidaklayakan akibat dosa yang terjadi.

Datanglah dengan rendah hati dan akui apa adanya kepada Tuhan, semakin cepat semakin baik.

Tidak ada pribadi yang terlalu sulit diampuni dan dipulihkan Tuhan untuk masa depannya!

Versi Audio

    Leave a Reply