Tidak Bercela

Mazmur 15 : 1 – 2

Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya.

Mengaku mengasihi Tuhan harus disertai bukti nyata perbuatan.

Karena sekalipun kasih Tuhan hadir sebagai anugerah, tentu Tuhan berkenan kepada mereka yang datang dengan cara hidup yang bersih.

Bayangkan, kalau ada orang yang hidupnya bercela dan terus tidak mau berubah dari kecelaannya itu, datang tanpa rasa bersalah di hadapan Tuhan?

Karena itu, mari terus koreksi diri.

Bukan soal kesempurnaan, karena tentu semasa di dunia ini, tidak seorang pun di antara kita yang bisa sempurna tanpa cacat cela.

Namun, kita berjuang menjaga perilaku kita jauh dari dosa, kita berusaha bersikap adil tanpa memandang bulu, dan kita pun tidak mau kebenaran lepas dari setiap ucapan mulut kita.

Kita mau perjuangkan hari ini dan seterusnya.

Bukan demi menyenangkan manusia, tetapi semata karena kita mau mirip dengan Tuhan, yang sudah terlebih dahulu mengasihi dan meneladankan sifat mulia itu!

Versi Audio

    Leave a Reply