1 Korintus 12 : 4 – 6
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
Memang benar, perbedaan bukanlah hal yang selalu gampang diterima. Kita cenderung lebih senang bergaul dengan orang yang “sama” dengan kita.
Dalam hal pelayanan gereja pun, kesulitan menerima perbedaan karunia bisa menimbulkan masalah.
Jadinya iri hati, bersaing membandingkan siapa yang lebih hebat karunianya, atau cepat mengkotak-kotakkan mana karunia yang dinilai penting dan mana yang tidak.
Ada aktivitas pelayanan yang dianggap lebih mengubah orang, sementara yang lain diremehkan.
Kebenarannya, Tuhan ingin ketika mendapati rekan yang berbeda kemampuan dan aktivitasnya dengan kita, belajar rangkul dengan sadar bahwa semua itu berasal dari Sumber yang sama.
Kita punya Tuhan yang sama dan untuk Tuhan yang sama.
Artinya, kita ini ada dalam tim yang sama.
Sepatutnya, kita saling melengkapi agar berhasil capai tujuan, bukannya malah saling menyerang kawan sendiri sehingga pekerjaan Tuhan terhambat dan nama-Nya dipermalukan.
Biarlah sekalipun banyak perbedaan, karakter Tuhan jadi karakter bersama kita. Tujuan Tuhan jadi tujuan kita. Penerimaan Tuhan jadi penerimaan kita!
Versi Audio
