Seri “Janda di Nain”
Lukas 7 : 13
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!”
Ini sikap hati Tuhan yang perlu kita ingat : Dia Allah yang penuh belas kasihan.
Ketika berjumpa dengan janda yang sedih ditinggal anak tunggalnya, Tuhan tidak menceramahi dengan ucapan rohani supaya ia punya iman.
Tidak pula, Tuhan bersikap cuek atau seakan terdiam pasif tak melakukan apa pun.
Sebaliknya, menyelami perasaan kehilangannya yang besar, hati Tuhan seakan turut merasakan kesedihan yang sama dan menggerakkannya untuk melakukan sesuatu.
Hari ini, bila ada kesedihan mendalam yang kita alami, percayalah kita tidak sendirian melaluinya.
Tuhan ada di sisi kita dan Ia mengerti.
Bahkan tatkala kesedihan itu terlalu sulit untuk dijelaskan, Tuhan memahami dengan detil dan lengkap sampai relung hati kita yang terdalam.
Dia Allah yang paling mengenal setiap perasaan kita dan Dia pula yang paling peduli melampaui siapa pun yang terdekat.
Jangan pernah pakai topeng untuk tampak kuat di kala diri sedang lemah, Tuhan tidak pernah menolak kesejatian diri kita.
Dialah Pribadi yang siap merangkul kesedihan kita dan itulah yang paling kita butuhkan untuk melalui semua!
Versi Audio
