Seri “Kebangkitan Lazarus”
Yohanes 11 : 11
Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka, “Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya.”
Bagi manusia sudah mati, tetapi bagi Tuhan hanya tertidur.
Memang kita tahu bahwa ucapan Yesus ini hanyalah kiasan, tertidur itu artinya sudah mati.
Namun, Tuhan tidak bermaksud menyangkali kenyataan atau berusaha menghaluskan kondisi yang terjadi dengan kata-kata itu.
Sebaliknya, Tuhan sedang menunjukkan bahwa anggapan manusia seringkali beda dengan pandangan-Nya.
Apa yang seringkali adalah “titik akhir” bagi manusia, adalah sebuah “tanda koma” bagi Tuhan.
Kuasa Tuhan juga berlaku sama bagi kita, apa yang sudah mati bagi kita saat ini masih bisa dihidupkan Tuhan dalam kuasa-Nya yang ajaib.
Pernikahan yang sudah dianggap “mati”, bagi Tuhan itu masih bisa dibangunkan.
Impian yang seakan “padam”, bagi Tuhan masih bisa dibangunkan.
Keuangan, karakter, relasi yang sudah dianggap “selesai”, bagi Tuhan masih bisa dibangunkan.
Berharaplah kepada Tuhan.
Bukan berarti semua keinginan bisa dipaksakan kepada Tuhan untuk kembali dibangunkan, ingat kehendak Tuhan yang terjadi di atas segalanya.
Hanya, bila memang Tuhan berkehendak, apa pun yang sudah mati hanyalah tidur bagi-Nya!
Versi Audio
