Keraguan dalam Hati

Matius 11 : 2 – 3

Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: “Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?”

Yohanes berharap akan hadirnya Juruselamat dengan bayangan yang dimilikinya.

Karena ada keraguan dalam hati, ia mengajukan pertanyaan untuk memastikan sungguhkah Yesus orang itu atau lebih baik ia berharap kepada orang lain.

Bisa jadi harapan Yohanes bertolakbelakang dengan kenyataan yang ditemuinya.

Namun, daripada tenggelam dalam ketidakpastian yang membuat hidup jadi tidak tenang, Yohanes meneladankan bagi kita untuk bertindak aktif mencari tahu kebenaran.

Apakah ada keraguan atau kekecewaan atas kenyataan hidup yang tidak seperti harapan?

Mari, ungkapkan dengan jujur kepada Tuhan.

Ceritakan harapan kita dengan segala kekecewaan yang mungkin membayangi.

Namun, belajarlah terima apa pun yang sudah Tuhan beri dan lakukan dengan iman.

Iman yang percaya kalaupun sekarang kita sedih, kecewa, atau tidak puas sesuai harapan, semua itu telah dirancang Tuhan sebagai yang terbaik bagi kita.

Yang terbaik versi kita belum tentu versi-Nya Tuhan.

Kita yang butuh mencocokkan dengan Tuhan, bukan menuntut sebaliknya.

Kalau berjalan seiring kehendak Tuhan, kekecewaan kita akan berganti dengan syukur dan sukacita!

Versi Audio

    Leave a Reply