Matius 6 : 3 – 4
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
Berbeda dengan kegagalan yang ingin disembunyikan rapat-rapat, naluri kita inginnya kalau bisa semua orang tahu hal baik yang kita perbuat.
Ujung-ujungnya, sebenarnya kita ingin dipuji.
Namun, di sinilah ujian untuk mengetahui kemurnian motivasi kita : niat memberi untuk memuliakan Tuhan atau untuk dipuji manusia.
Artinya, seandainya orang lain tidak tahu, seharusnya kita tidak keberatan dan malah memang diusahakan demikian untuk tersembunyi.
Sayangnya, ini tidak terjadi dengan banyak anak Tuhan yang seakan menuntut namanya diketahui.
Namanya ditulis di layar depan, tertulis di bangku hasil sumbangannya, dijadikan bahan bicaraan ketika sedang kumpul.
Mari, tantang diri kita setiap kali memberi untuk Tuhan, tidak usah pedulikan orang lain jadi tahu atau tidak.
Kalau mereka tahunya tanpa kita kasih tahu, itu bukanlah hal yang salah. Tak perlu pula kita sangkal, akui saja dengan rendah hati dan kembalikan syukur kepada Tuhan.
Yang penting dari awal, bagi kita asal Tuhan tahu, itu sudah cukup memberi kita sukacita sejati!
Versi Audio
