Seri “Jadilah Bijak”
Amsal 19 : 22
Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.
Kalau baca ayat ini, sungguh benar bukan, kita lebih senang mendapati orang yang jujur sekalipun miskin, daripada mereka yang mulutnya pintar berbohong?
Berbohong berkaitan dengan kesetiaan terhadap kepercayaan yang diberikan.
Kalau dipercayakan sebuah rumah penuh isi barang berharga, kita senang mendapati pembantu yang jujur kalau terjadi sesuatu.
Kalau dipercayakan kebebasan, kita senang mendapati pasangan hidup jujur melakukan apa yang benar-benar dikatakannya.
Kalau dipercayakan tugas, kita senang mendapati anak bersikap jujur melakukan atau tidak.
Kalau dipercayakan rahasia, kita senang mendapati sahabat yang tidak bergeming sekalipun orang sekeliling berusaha mengulik.
Setia adalah salah satu buah Roh yang Tuhan ingin kita miliki.
Kalau kita setia kepada kebenaran Tuhan, tidak ada hal yang perlu kita takut sampaikan dan takut pertanggungjawabkan.
Hidup ini enak dan enteng dijalani, asal kesetiaan dan kejujuran senantiasa menjadi pagar perilaku kita.
Mari, kalau tidak suka dibohongi, kalau tidak suka dikhianati, jangan pernah lakukan itu.
Orang yang miskin pun satu saat bisa berubah membaik jalan hidupnya, gara-gara bersikap jujur, bukan karena kelihaian berbohong!
Versi Audio
