Hati yang Tenang

Seri “Jadilah Bijak”

Amsal 14 : 30

_Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang._


Kita mudah untuk tergoda iri hati melihat hidup orang yang kelihatan lebih baik. 

Dengan membandingkan hal tertentu, kita merasa betapa menyedihkan jalan cerita hidup yang kita jalani.

Sayangnya, yang kita lihat cuma sisi baiknya saja. 

Kita tidak melihat atau tak mau melihat sisi kelam yang ada dalam cerita hidup mereka. 

Kita tidak menyadari bahwa berkat dan pergumulan itu adalah satu paket yang tak terpisahkan.

Kaau kita mau hal baik yang mereka alami, siapkah kita juga untuk menjalani pergumulan mereka? 

Ingat, Tuhan sudah mengatur cerita hidup setiap orang berbeda dan unik. 

Daripada hari jadi muram karena terus sibuk memperhatikan berkat orang lain, lebih baik kita bersyukur menikmati dan mengelola hal baik yang Tuhan sudah berikan.

Lebih bagus lagi, ikut bersukacitalah dengan kebahagiaan mereka, bukan malah terganggu.

Satu saat imani dengan sepenuh hati, ada giliran kita yang akan diberkati, mungkin dalam bentuk yang berbeda.

Sikap seperti ini akan menyegarkan tubuh dan juga roh kita.

Buang iri hati dan gantikan dengan hati tenang yang menyadari berkat itu sudah diatur oleh Tuhan!


Versi Audio

    Leave a Reply